Inspirasi Seorang Bisnisman Yang Percaya Diri Dan Fokus

Inspirasi Seorang Bisnisman Yang Percaya Diri Dan Fokus

Browilly.ID - Inspirasi Seorang Bisnisman Yang Percaya Diri Dan Fokus, Pada postingan kali ini saya akan sedikit memberikan beberapa inspirasi yang mungkin kita bisa ambil hikmahnya dari cerita ini. Sebenarnya cerita ini berawal dari blogwalking saya ke beberapa situs untuk mencari inspirasi menulis sehingga saya menemukan sebuah artikel menarik dan penuh dengan inspirasi. Terkadang dalam hidup ini kita tak tau mana yang akan peroleh dari segala macam usaha yang kita lakukan. Apakah usaha tersebut berhasil atau tidak pastinya dibutuhkan perjuangan yang sangat besar untuk meraih kesuksesan tersebut. Ingat! seorang pengusaha ketika ingin sukses harus berani berkorban dan menekuni hobi apa yang kita suka.
Seorang Bisnisman

Untuk itu berawal dari cerita seseorang pengusaha muda di jakarta yang mempunyai dana 10 juta dollar AS atau setara dengan Rp 94 miliar. pastinya kalau kita lihat dana tersebut bukanlah jumlah dana yang sedikit dan melainkan dana super dahysat untuk seorang pengusaha muda di Indonesia. Pengusaha tersebut bingung untuk Berinvestasi. menurut pikiran yang terpikirkan saat itu adalah kalau dananya didepositokan dan sebutlah ia dapat bunga 4 %, setahun dananya bertambah Rp 3,769 miliar atau Rp 313 juta/bulan. Cukup enak untu meraih keuntungan. Akan tetapi, pengusaha tersebut bukan wataknya yang hobi menyimpan uang di bank. Ia lebih suka bertarung di lapangan dan menantang.

Pada Suatu hari Sang pengusaha tersebut meminta saran kepada ayahnya yang seorang usahawan sukses di bidang komponen otomotif. lalu Ayahnya berkata kepada anaknya tersebut :
Mantapkan dan Yakinlah hatimu Nak!. Masuklah ke dalam bisnis yang engkau sukai dan benar-benar engkau kuasai. Jangan terombang-ambing dengan segala macam ide yang tidak kamu kuasai. Jangan silau dan Iri dengan kemajuan serta kesuksesan usahawan lain. Putuskan, Lakukan dan lupakan!”

Pengusaha muda ini terhipnotis dan termotivasi oleh ucapan ayahnya. Ia lalu memikirkan lagi. Kalau membangun hotel bintang dua, ia bisa mendapatkan dua hotel dengan masing-masing di atas 100 kamar. Jika hotel selalu ”hampir penuh” dan dikelola baik, ia bisa berharap modal kembali kurang dari empat tahun. Dan Ia tinggal menghitung laba dari usaha tersebut.

Ide ke duanya. Seandainya, membuka kafe dari waralaba asing, ia bisa memperoleh setidaknya 30 kafe kelas satu. Ia masukkan ke mal dan bayar sewa. Kalau berjalan mulus, investasi bisa balik dalam tiga tahun lalu ditahun berikutnya akan memperoleh laba bersih. namun jika gagal?

Lalu, Pengusaha muda itu bimbang, ia teringat nasihat ayahnya. "Masuklah ke bisnis yang kamu kuasai benar nak". Dan bisnis itu adalah perminyakan. Selama delapan tahun terakhir, ia bekerja di sebuah perusahaan minyak bumi. Maka, ia tetapkan hati masuk ke minyak.

Berdasarkan izin legal yang ia peroleh dari pemerintah, ia gunakan uangnya untuk ”mencari sumur minyak” di Pulau Sumatera. Menurut hitungan sederhana, kalau beruntung, pencarian pertama saja sudah bisa menemukan sumur minyak.

Pada eksplorasi pertama, tidak ditemukan apa-apa, Ia tidak terpukul dan santai. Pada eksplorasi ke-8, ditemukan sumur minyak, tetapi tidak layak. Ongkos eksplorasi malah lebih tinggi dibandingkan dengan perolehan minyak. Di sini ia berdebar dan mumet. Terus atau tidak? Uangnya hanya cukup untuk dua kali lagi pencarian minyak lagi. Kalau hasilnya nihil?

Pada titik amat sangat kritis ini, ia teringat kembali nasihat ayahnya. "Putuskan dan lupakan". Ia putuskan terus mencari sampai titik darah penghabisan. Lupakan, agar ia tidak menyesal kalau seluruh hasilnya buruk. Pada pencarian ke-9, kembali timnya gagal.

Pada kesempatan terakhir dan modal terakhir, pengusaha muda ini bisa tersenyum. Timnya menemukan sumur minyak. Tidak besar, ”hanya” 10.500 barrel per hari.
Ia sujud syukur. Dari pekerjaan di minyak tersebut, Kini ia bisa membangun perusahaan ritel, beberapa kafe, restoran yang laris, dan membeli saham sebuah bank swasta nasional. Wow banget kan guyz? ehm,,,,

Dari cerita kisah nyata yang penuh inspirasi diatas saya dapat menyimpulkan bahwa kalo kita mau berbisnis atau berwirausaha lebih baik kita pilih bisnis yang udah kita kuasain dengan benar dan paham. Jangan mudah terpengaruh sama untungnya aja, bisnis berprospek besar tapi apabila kita gak ngusain bidangnya bakal sangat percuma dan hasilnya pasti gak akan maksumal. Lebih baik kita tekunin bisnis yang memang bidangnya udah kita kuasain, dengan begitu untuk ngembangin bisnis tersebut akan lebih mudah.

Well, itulah seputar Inspirasi Seorang Bisnisman Yang Percaya Diri Dan Fokus dari Willy Ahmadi. Semoga kisah tersebut dapat bermanfaat bagi anda yang membacanya.