Cara Pintar Dalam Berinvestasi Dan Strateginya

Cara Pintar Dalam Berinvestasi Dan Strateginya

Willy Ahmadi - Cara Pintar Dalam Berinvestasi Dan Strateginya, Hi sobat Willy! Walaupun cuaca sekarang lagi panas panasnya tak menghambat saya untuk berbagi informasi dan hal yang bermanfaat di blog ini. Nah, pada postingan terbaru saya hari ini saya akan sedikit berbagi tips bagimana strategi kita dalam berinvestasi di masa depan agar mendapatkan keuntungan? Keuntungan kita dapatkan apabila kita mempunyai sesuatu yang kita tanam sebelumnya dan menjadikannya hal yang sangat berbeda baik itu nilainya maupun wujudnya. Pengertian tersebut saya deskripsikan sesimpel mungkin agar kita semua tahu bahwa berinvestasi itu bukannya hanya menanam sesuatu dan mengharapkan lebih akantetapi kita juga harus memikirkan konsep jenis apa yang kita harus tanam agar suatu investasi tersebut sesuai dengan harapan kita tentunya.

Cara Pintar Dalam Berinvestasi Dan Strateginya

Setiap orang yang ingin melakukan investasi di dunia ini pasti ingin mendapatkan keuntungan. Kita tidak mengharapkan hanya ingin balik modal semata tentunya, apalagi sampai mengalami kerugian yang kita peroleh dari hasil investasi kita. Keuntungan dari investasi yang kita tanam diharapkan juga harus melebihi tingkat inflasi berjalan, sehingga terdapat selisih yang signifikan antara modal dengan return of investment alias ROI atau pengembalian hasil investasi. Bukan begitu sobat?... Untuk itu yang harus anda ketahui adalah pada kenyataannya tidak sedikit investor yang alih-alih mendapatkan ROI positif atau keuntungan, malah mengalami kerugian. Penyebab dari kerugian yang dihasilkan tersebut sangat banyak faktornya, dan setiap orang pastinya memiliki masalah dan faktor kerugian yang berbeda-beda. Namun, selain dipengaruhi oleh faktor makro ekonomi yang memang volatile, kerugian dalam investasi bisa disebabkan oleh faktor individu dari investor itu sendiri.

Semantara itu, Untuk menghindari nilai kerugian investasi akibat yang dilakukan oleh diri sendiri berikut saya akan berbagi strategi untuk anda pengunjung blog ini,

Strateginya Berinvestasi Yang Baik

1. Mengetahui Apa Tujuan Dari Investasi yang anda inginkan
Investasi itu boleh kita bilang sebagai Penggerak Anda untuk meraih suatu cita-cita yang anda inginkan dimasa mendatang. Maka dari itu Anda wajib menetapkan tujuan berinvestasi yang akan anda lakukan terlebih dahulu. Setelah menetapkan tujuan, baru Anda dapat mengetahui jenis-jenis investasi apa yang cocok buat tujuan yang anda inginkan tersebut. Karena apabila anda berinvestasi dengan tujuan jangka pendek, Menengah, dan panjang pastinya akan berbeda-beda konsep sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Artinya, apabila anda melakukan investasi jangka panjang untuk tujuan jangka pendek sama saja Anda akan melakukan suatu hal yang fatal untu anda sendiri karena tidak akan tepat konsepnya, bahkan investasi Anda bakal ludes begitu aja.

2. Tetapkan hasil Investasi yang realistis.
Apabila anda mempunyai mimpi boleh saja, namun anda tetap harus berfikir secara realistis. Artinya adalah kalau usia Anda 25 tahun, dan Anda berharap ingin mempunyai uang sebesar Rp. 500 Juta pada usia 30 tahun alias 5 tahun lagi, namun investasi bulanan yang anda lakukan hanya sebesar Rp.50 ribu, tentu itu tidak masuk akal bukan? bahkan nilai tersebut tidak akan bisa mencapai target dari investasi yang anda inginkan. Untuk itu anda harus cermat berhitung secara realistis dalam berinvestasi ya Bro.

3. Berinvestasilah Dengan Konsisten
Berinvestasi yang anda lakukan sebaiknya tidak dilakukan secara iseng-iseng saja. Seriuslah dengan investasi Anda, karena dengan memiliki sebuah sistem atau konsep investasi anda pastinya akan bisa anda lakukan secara sistematis. Misalnya, anda rutin berinvestasi sebesar Rp. 500 ribu setiap bulannya, dan tentukan pembagian investasi tersebut hendak ke mana saja.

4. Mengenal dan tahu perusahaan dan produk yang diinvestasikan.
Untuk strategi yang keempat ini wajib anda lakukan. Sebagai contoh studi kasus: Kalau ada seorang teman anda datang ke rumah Anda, lalu meminta uang sebesar Rp. 3 juta untuk berinvestasi, akankah Anda serta merta langsung memberikan begitu saja? Tentu tidak. Anda akan menanyakan apa investasinya, di mana, bagaimana dan sebagainya. Demikian juga apabila Anda memutuskan berinvestasi di sektor keuangan. Anda wajib mengetahui perusahaan dan produknya. Carilah segala informasinya melalui internet dan lihatlah testimonial yang pernah berkecimpung dalam investasi tersebut. Tujuannya adalah agar anda tidak ragu dan lebih yakin dengan investasi tersebut selain itu juga bisa terkait strategi investasi. Misal, saham perusahaan consumer goods pasti akan meningkat menjelang bulan puasa dan hari raya Idul Fitri, sebaliknya, saham korporasi akan turun menjelang pemilu.

5. Diversifikasi portfolio investasi
Jangan meletakkan semua telur di dalam satu keranjang. Anda pasti sering sekali mendengar istilah hal ini. Tetapi, sudahkah Anda lakukan? Meletakkan semua telur di satu keranjang membuat telur-telur Anda rentan ketika keranjang tersebut jatuh. Kalau telur itu disebar ke sejumlah keranjang, ketika keranjang A jatuh, masih ada keranjang B atau C yang masih utuh.

6. Monitor portfolio
Investasi yang anda lakukan bukanlah deposito atau tabungan. Artinya, jangan bersikap, ‘investasi lalu lupakan begitu saja’. Anda harus terus melakukan monitoring terhadap kondisi investasi Anda. Bagi Anda yang berinvestasi saham, tentu harus dipantau setiap hari karena pergerakannya berlangsung setiap hari. Kalau reksadana, tidak perlu setiap hari, tetapi bisa seminggu atau sebulan sekali. Jangan lupa juga untuk memantau berita-berita makro ekonomi yang cenderung memengaruhi investasi di sektor keuangan.

7. Lakukan rebalancing.
Ini adalah kegiatan memindahkan investasi ke instrumen investasi yang lebih baik pada suatu waktu, atau ketika suatu investasi sudah tidak sesuai dengan tujuan Anda. Untuk itu Anda bisa berkonsultasi dengan perencana keuangan atau manajer investasi yang anda kenal. Yang harus dicamkan, jangan melakukan rebalancing investasi hanya berdasarkan desas desus tidak jelas dari keponakan, adik, kakak, sepupu, dan sebagainya.

8. Berinvestasi Dalam Jangka waktu panjang.
Investasi reksadana merupakan salah satu jenis investasi yang paling mudah dan murah yang bisa anda jadikan investasi andalan. Namun yang harus anda ingat adalah investasi reksadana itu tidak bisa berlangsung dalam waktu pendek. Maksudnya, berbeda dengan instrumen saham yang bisa melakukan aksi profit taking dalam hitungan hari, jam, bahkan detik, reksadana merupakan investasi yang mengandalkan akumulasi. Semakin panjang jangka waktu, semakin kelihatan hasilnya.
Sekarang tentukan pilihan anda dalam berinvestasi. Gunakanlah Strategi investasi yang bijak agar anda bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan anda.

Well, itulah beberapa informasi tentang Cara Pintar Dalam Berinvestasi Dan Strateginya. Semoga informasi tersebut bermanfaat buat anda yang mencarinya dan membutuhkannya.