Anugerah Terbesar Dalam Hidup

Anugerah Terbesar Dalam Hidup

Browilly.ID - Hidup ini memang terkadang sulit untuk ditebak kearah mana tujuan kita sebenarnya. Lalu kemana kita akan pergi pada akhir dari kehidupan ini?  Silahkan anda jawab dalam hati anda, saya yakin anda sudah sangat mengetahuinya.

Hidup tanpa mengenal tujuan yang jelas akan membuat hidup kita terasa hampa. Tanpa mengenal tujuan hidup, Kehidupan ini akan menjadi sesuatu yang rutin dan membosankan. Untuk itu, apabila anda mempunyai tujuan hidup yang jelas anda akan mempunyai rasa semangat dan mempunyai motivasi untuk menjalankan kehidupan ini.


 Hidup itu adalah anugrah terindah yang kita miliki, begitu orang bijak mengemukakannya. Namun tahukah anda apa saja anugerah terbesar dari kehidupan ini?

Anugerah terbesar yang dimiliki oleh manusia adalah:
  • Waktu
  • Kesehatan
  • Serta orang - orang yang kita cintai
Kita patut bersyukur karena telah diberi anugerah yang luar biasa dalam hidup. Anugerah terbesar yang kita terima setelah lahir adalah menjadi manusia yang sempurna. Memang, pada kenyataannya kita sangat sulit untuk mengakui bahwa kita ini adalah manusia yang sempurna, karena adanya keterbatasan atau kekurangan yang kita miliki. Namun, cukup bagi kita untuk menyadari bahwa Allah Swt. pasti menciptakan makhluk-Nya dengan sebaik-baiknya bentuk.

Membicarakan tentang anugerah terbesar dalam hidup ini, saya teringat dengan kisah seorang yang cacat asal Nigeria yang menggantungkan nasibnya dari mengemis. Seperti pengemis pada umumnya yang pernah kita lihat, pakaiannya kotor dan bau, tampangnya kumal, serta setiap harinya datang ke tengah-tengah kerumunan banyak orang untuk meminta belas kasihan.

Suatu ketika, pengemis cacat tersebut bertemu dengan seorang peramal yang kebetulan hendak memberi uang kepadanya. Setelah memandang wajah pengemis cacat itu agak lama, si peramal secara mengejutkan kaget dan berkata, "Tidak! ini mustahil! Tidak mungkin wajahnya mirip dengan Leornardo Da Vinci."

Selanjutnya, si peramal menanyakan tanggal lahir pengemis cacat itu, lagi - lagi si peramal kaget dan berkata, "Ini mustahil! Mustahil tanggal lahirnya juga sama dengan Leornardo Da Vinci!"

Setelah penasaran dengan yang dirasakan oleh si peramal, pengemis cacat itu, lalu bertanya, "Kenapa?" Kemudian, si peramal menjawab, "Wajah anda dan tanggal lahir anda sama percis dengan Leornado Da Vinci, pelukis renaissance Italia. Bagimana mungkin anda menjadi seorang pengemis? Seharusnya anda menjadi orang besar dan pelukis terkenal. Sebab, anda sebenarnya mempunyai bakat melukis hebat yang tidak semua orang bisa melakukannya."

Pada suatu malam, Si pengemis cacat itu merenung, ia berfikir,"Ah, masa sih, wajah dan tanggal lahirku sama persis dengan Leornardo Da Vinci? Aku tidak percaya."

Keesokan harinya, pengemis tersebut kembali menjalankan aktivitas hariannya menjadi pengemis. Beberapa bulan kemudian, karena ramalan si peramal yang pernah bertemu dengannya masih membayangi pikirannya, ia mencoba datang ke tempat sebuah ramalan gratis saat pesta rakyat digelar. Ia menanyakan kepada peramal lain tengan nasibnya di masa depan. Lagi-lagi si peramal terkejut ketika mengetahui tanggal lahirnya. Kemudian, si peramal itu memintanya menunjukkan garis tangannya. Sekali lagi si permal terkaget dan berkata, "Aku tidak percaya! Ini tidak mungkin!"

Ketika ditanya mengenai hal yang membuatnya kaget si peramal itu berkata, :Tanggal lahir dan garis tangan Anda sama percis dengan Leornado Da Vinci."

Setelah pulang dari pesta rakyat, pengemis cacat itu mulai berpikir jernih, "Sudah dua peramal berbeda mengatakan hal yang sama kepadaku. Apa benar seharusnya aku menjadi orang besar dan pelukis terkenal, buka orang cacat yang menggantungkan diri dari mengemis seperti saat ini?"



Setelah mulai menyadari, pengemis cacat itu mulai mengubah cara pandangannya. Kemudian, aktivitas mengemis yang setiap harinya dilakukan, ia tinggalkan. Ia mulai mencoba pekerjaan baru, yakni melukis dengan satu tangan kirinya (karena ia tidak mempunyai tangan kanan sejak lahir). Pada mulanya, ia melukis suasana kota, sketsa wajah, gambar orang dan lain sebagainya. Lukisannya itu, ia tawarkan kepada para kolektor dan peminat lukisan.

Anda tahu apa yang terjadi? Beberapa tahun kemudian, pengemis cacat itu berhasil mengubah nasibnya, Semua yang dikatakan oleh dua peramal yang pernah dijumpainya, kini dialami oleh pengemis cacat itu. Akhirnya, pengemis cacat itu menjadi orang besar dan pelukis paling terkenal di kota Nigeria.

Kisah tersebut bisa menjadi pelajaran bahwa hal utama yang harus dilakukan untuk mengenal anugerah terbesar dalam hidup ini adalah dengan "menyadari". Maksudnya, menyadari bahwa kita semua terlahir sebagai manusia yang sempurna tanpa kurang suatu apapun, persis sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah Swt. dalam kitab sucu-Nya.

Dengan sikap "menyadari" itu, kita dapat menjadi pribadi yang lebih bersyukur. Dengan begitu, hubungan kita dengan Allah Swt. semakin dekat.

Salam hangat sobat Browilly.ID